Minggu, 18 Januari 2009

Penelitian Evaluasi Potensi Lahan untuk Pengembangan Tanaman Jarak Pagar di Kabupaten Blora, Jawa Tengah

Jarak Pagar merupakan salah satu komoditi yang sedang dikembangkan saat ini. Komoditi ini merupakan salah satu komoditi yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuat biofuel. Dalam rangka mendukung pengembangan Jarak Pagar tersebut Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Bogor, telah menurunkan Tim Peneliti untuk melaksanakan Penelitian Evaluasi Potensi Lahan untuk Pengembangan Jarak Pagar di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Tim dipimpin oleh Ir. Anny Mulyani, MS dengan Anggota Dr. Sukarman, Lili Muslihat, SP, Soleh SP serta Ir. Sunaryo dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Blora. Penelitian ini dibiayai oleh dana APBN TA 2008.

2 komentar:

  1. Saya sangat apresiasi dengan penelitian yang akan bapak lakukan. Akan tetapi kalau saya boleh kasih saran jangan sampai pengembangan jarak pagar ini malah mengkonversi lahan pertanian yang digunakan untuk tanaman pangan.
    Satu saran dari saya, coba dilihat dan dievaluasi untuk daerah sumatera selatan.Sepertinya disini lahannya cukup berpotensi.Masih banyak lahan-lahan nganggur. |Daripada dibiarkan malah jadi semak belukar.Apa salahnya kalau ditinjau juga.Trims

    BalasHapus
  2. Terima kasih atas komentarnya. Tentu saja jarak pagar tidak akan ditanam pada lahan yang sudah ada tanaman pangannya. Rekomendasi yang dilakukan diarahkan pada lahan-lahan terlantar yang tidak dapat dimanfaatkan untuk tanaman pangan. Lahan untuk pangan saat ini masih merupakan prioritas. Saya salah satu yang mendukung dan sedikit banyak berperan dalam menyusun RUU Perlindungan Lahan Pangan Berkelanjutan. Ok!!!

    BalasHapus