Jarak Pagar merupakan salah satu komoditi yang sedang dikembangkan saat ini. Komoditi ini merupakan salah satu komoditi yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuat biofuel. Dalam rangka mendukung pengembangan Jarak Pagar tersebut Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Bogor, telah menurunkan Tim Peneliti untuk melaksanakan Penelitian Evaluasi Potensi Lahan untuk Pengembangan Jarak Pagar di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Tim dipimpin oleh Ir. Anny Mulyani, MS dengan Anggota Dr. Sukarman, Lili Muslihat, SP, Soleh SP serta Ir. Sunaryo dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Blora. Penelitian ini dibiayai oleh dana APBN TA 2008.
Minggu, 18 Januari 2009
Penelitian Evaluasi Potensi Lahan untuk Pengembangan Tanaman Jarak Pagar di Kabupaten Blora, Jawa Tengah
Jarak Pagar merupakan salah satu komoditi yang sedang dikembangkan saat ini. Komoditi ini merupakan salah satu komoditi yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuat biofuel. Dalam rangka mendukung pengembangan Jarak Pagar tersebut Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Bogor, telah menurunkan Tim Peneliti untuk melaksanakan Penelitian Evaluasi Potensi Lahan untuk Pengembangan Jarak Pagar di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Tim dipimpin oleh Ir. Anny Mulyani, MS dengan Anggota Dr. Sukarman, Lili Muslihat, SP, Soleh SP serta Ir. Sunaryo dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Blora. Penelitian ini dibiayai oleh dana APBN TA 2008.
Jumat, 16 Januari 2009
Potensi Sumberdaya Lahan untuk Pengembangan Kedelai di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur
Kabupaten Lampung Timur sebagian besar topografinya datar sampai berombak. Kondisi topografi demikian sangat potensial untuk pengembangan pertanian tanaman pangan. Untuk mendukung program swasembada kedelai nasional, telah dilakukan penelitian potensi sumberdaya lahan untuk pengembangan tanaman kedelai. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Team Peneliti dari Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Bogor dan Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian, Malang yang dipimpin oleh Dr Sukarman pada bulan Nopember dan Desember 2008, mendapatkan bahwa di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur terdapat lahan seluas 9.146 ha lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman kedelai. Tanaman kedelai tersebut dapat dikembangkan di lahan sawah dengan sistem rotasi seluas 1.744 ha dan ditumpangsari di lahan kering dengan tanaman singkong, karet muda atau kelapa sawit muda meliputi areal seluas 7.402 ha. Upaya yang perlu dilakukan dari segi pengelolaan tanahnya adalah pengolahan tanah yang baik, pemupukan lengkap (NPK) , pengapuran dan pemberian bahan organik.
Digital Elevation Model (DEM) untuk Pemetaan Tanah
Langganan:
Postingan (Atom)
